Cari Blog Ini

Sabtu, 19 Oktober 2013

Untuknya

Kemarin tepatnya 6 bulan, sekarang 211 hari setelah kepergiannya. Dia seorang teman, seorang sahabat, seorang adik, kadangkala dia menjadi seorang kakak, dia juga seorang guru bagiku. Dia bisa menjadi apapun. Meski pikirannya lebih dewasa dari usianya yang belum genap 13 tahun kala itu namun dia bisa mengajarkanku berbagai hal mulai dari hidup untuk berbagi, berkorban demi keluarga, tak pernah membedakan siapapun, dan selalu berusaha melakukan yang terbaik dalam keadaan apapun. Dan kepergiannya pun disebabkan dia menolong temannya meskipun nyawanya menjadi taruhan. Dan itu tetap dia lakukan.
Hari itu Jumat, 22 Maret 2013 untuk pertama kalinya aku benar-benar merasa kehilangan. Karena sejak aku mulai bisa bernafas, aku belum pernah merasakan sakit yang luar biasa saat kehilangan seseorang. Mungkin memang benar, seseorang akan terasa sangat berarti apabila kita telah kehilangannya.
Dia adik sepupuku. Dari kecil aku selalu bersamanya. Bermain. Tertawa. Menangis. Bercerita dan berbagi tentang banyak hal. Semenjak dia tak ada, aku berusaha menyimpan semua kenangan ku dengannya rapat-rapat. Semua itu tak mudah, air mataku selalu jatuh setiap teringat dengannya. Sedikit demi sedikit aku mulai belajar tanpanya. Kembali menata serpihan hatiku yang sempat rapuh saat kepergiannya. Dan meski raganya telah pergi jauh, tapi aku tetap berharap dia dan kenangan indahnya bersamaku akan selalu ada di dalam hatiku :)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar