Cari Blog Ini

Sabtu, 12 Oktober 2013

Is the best

Hari ini 12 Oktober 2013 .
Kembali terukir sebuah kenangan bersama teman - teman . Aku senang dan sangat menikmati semuanya . Tetapi jujur, aku semakin takut jikalau tiba waktu perpisahan dimana kami akan jauh, jarang untuk bertemu bahkan tertawa bersama lagi. Semakin banyak kenangan yang terukir maka semakin sulit juga untuk mengenal perpisahan.
Tadi itu, semuanya begitu indah dan sangat original. Tertawa, bercanda, semua tak bisa dibeli. Semua terlahir dari hati berteman ketulusan. Semuanya indah, indah sekali.
Kisah kasih masa SMA. Lucunya, sedihnya, asiknya, keselnya, jengkelnya, malu-maluinnya. semuanya pasti bakalan ngangenin banget buat dijalanin.
Temen - temen ku yang selalu ada buat aku. The Green Jomblo. Si Candra ( Dadong ) yang sok bijak tapi gak bisa bijak'in diri nya sendiri; paling kesel kalo diajak ngomongin hidung; dan paling pinter. Si Mang Sri ( Jengkelin ) yang kocak; suka malu-malu'in; konyol; PD gilaa; suka ngupil. Si kartika yang hidungnya paling mancung; nyebelin; kocak. Si Melani yang lidahnya tajem amat kayak pisau belati. Si Ivan ( Oneng ) yang kata orang T O L O L alias tolol; punya banyak masalah tentang percintaan; dan paling dewasa (tua) diantara kita.
Selain itu, Ada Si Tikok, Si Yogik, Si Kusha, Si Juana, Si Prof. Gagun. Dan masih banyak lagi yang jika disebutin bisa gak kelar-kelar ini tulisan. Dan tangan ku pasti keriting dibuatnya. :D
Kembali ke kata perpisahan. Aku pernah ngalamin pisah sama orang yang aku cinta. Meski hanya untuk sementara waktu tapi itu (jujur) juga sangat menyakitkan jika dikenang. Namanya Wawan Santika, dia cowok terkece yang pernah aku kenal. Aku nyaman didekatnya. Si bodo yang selalu bikin aku ketawa jumpalitan. Selalu bikin aku senyum. Si bawel yang selalu ngoceh kalo aku lupa makan. Kenapa aku mencintainya ? Aku mencintainya dengan alasan yang tidak bisa kujelaskan. Ketika berpisah, aku kehilangan juga dengan alasan yang tidak bisa ku jelaskan. Semoga dia menjadi yang terakhir.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar